Vitamin D sangat menarik dan para peneliti mempelajarinya beberapa tahun terakhir ini. Vitamin D untuk metabolisme tulang. Penting sepanjang hidup dan selain itu, Vitamin D memiliki banyak fungsi lain dalam tubuh manusia yang berperan penting dalam pencegahan penyakit kronis. Vitamin ini sangat penting dan kita mendapatkan cukup dari saat kita lahir.

7 fakta tentang Vitamin D dan ASI yang harus diperhatikan orang tua

1. Kadar vitamin D dalam ASI tidak kurang. Bukan salah alam jika kadar vitamin D dalam ASI rendah. Memberi makan bayi melalui ASI adalah cara normal dan ditentukan untuk memberi makan bayi dan jika ASI kurang atau banyak, ada juga alasan bagus untuk itu.

2. Vitamin D bisa kita dapatkan dari paparan sinar matahari. Manusia dirancang untuk mendapatkan Vitamin D dari paparan sinar matahari daripada dari makanan. Jika manusia bisa mendapatkan cukup vitamin dengan mengekspos kulit mereka ke matahari, maka ASI tidak begitu penting.

3. Waktu paparan sinar matahari yang aman untuk anak-anak masih belum diketahui. Memang benar bahwa paparan sinar matahari secara teratur dapat mencegah kekurangan vitamin D, tetapi waktu paparan yang aman untuk anak-anak masih belum diketahui. Jika Anda ingin bayi Anda berada di bawah sinar matahari untuk paparan terbatas, lakukan di pagi atau sore hari.

4. Tidak semua bayi berisiko kekurangan vitamin D. Bayi yang mendapat ASI dan berisiko kekurangan vitamin D adalah:

– Bayi yang berkulit gelap
– Bayi yang mendapat sinar matahari terlalu sedikit
– Bayi yang ibunya kekurangan vitamin D

5. Kadar Vitamin D yang ideal masih belum diketahui. Menurut para peneliti dari Institute of Medicine, tingkat Vitamin D yang ideal adalah konsentrasi darah minimal 50 nmol/L sedangkan Endocrine Society menyarankan bahwa tingkat Vitamin D harus setidaknya 75 nmol/L.

6. Setiap negara memiliki rekomendasi yang berbeda. Rekomendasi tentang Vitamin D bervariasi tergantung pada negara tempat Anda tinggal. Di AS, American Academy of Pediatrics merekomendasikan 400 IU per hari Vitamin D untuk bayi yang disusui sejak lahir. Di sisi lain, Australia merekomendasikan penggunaan suplemen Vitamin D 400 IU terbatas pada bayi ASI yang lahir dari wanita berkulit gelap dan bercadar.

7. Suplementasi ibu menyusui dapat meningkatkan kadar vitamin D bayinya. Ibu menyusui yang akan mengonsumsi suplemen Vitamin D 6400 IU/hari akan memberikan ASI yang cukup Vitamin D untuk mendukung kebutuhan bayinya yang disusui. Ini adalah cara alternatif untuk memberikan suplemen langsung kepada bayi.

Mendapatkan jumlah nutrisi yang tepat dan makan dengan baik saat Anda hamil atau saat menyusui sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda. Vitamin D membantu dalam mengembangkan tulang yang kuat dan sehat. Memiliki cukup vitamin saat Anda hamil akan membantu bayi Anda memiliki cukup vitamin juga. Mengekspos kulit Anda ke sinar matahari adalah cara yang bagus untuk mendapatkan cukup Vitamin D yang Anda dan bayi Anda butuhkan.

Jika Anda menyukai artikel kami, Anda bisa klik http://www.zonamama.com yang menyediakan informasi seputar ibu dan anak.

7 Fakta Menarik Tentang Vitamin D dan ASI yang Perlu Diketahui Orang Tua

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *