Apa itu batik? Saya dapat dengan aman membuat pernyataan ini bahwa meskipun banyak orang tahu atau pernah mendengar tentang kata ini, terutama di sini di Malaysia, Singapura dan Indonesia, tetapi banyak orang tidak, atau lebih tepatnya, salah paham tentang batik itu sendiri.

Dalam diskusi saya dengan teman dan masyarakat umum, banyak orang yang salah mengira seragam batik dengan desain batik/desain batik atau bahkan kain batik.

Sejarah mengatakan bahwa batik adalah kerajinan tua yang sudah ada sejak berabad-abad yang lalu. Batik sebenarnya adalah teknik digambar tangan dan dilukis dengan tangan, yang menggunakan lilin.

Wax merupakan salah satu bentuk metode ‘resist’, dan tujuan dari metode ini adalah agar pada saat dioleskan warna pada noda tertentu pada kain, tidak meleset ke bagian yang lain. Mari kita ambil contoh – seorang seniman akan menggambar motif bunga dan dia menginginkan latar belakang biru misalnya. motif bunga (bunga kuning dengan tangkai hijau).

Sekarang, bayangkan seniman itu menggambar di atas selembar kain putih. Seniman pertama-tama akan menggambar garis besar motif (yaitu bunga & tangkai) dengan lilin. Dan nanti, dia akan mulai melukis, dimulai dengan warna kuning bunganya. Yang dilakukan lilin adalah menahan kuning pada tempatnya, sehingga tidak akan mengenai tangkai hijau. Dan ketika dia mengecat dengan warna hijau selanjutnya, hal yang sama berlaku, yaitu warna hijau tidak akan mengalir ke bunga kuning. Akhirnya, dia melukis latar belakang biru.

Dan tentu saja, seniman nantinya harus mencuci lilin dari kain, sehingga membiarkan bagian yang semula dilapisi lilin kembali ke warna kain putih aslinya. Makanya, garis putih untuk motifnya. Dan itu saja arti dari batik.

Namun seperti yang telah disebutkan sebelumnya, banyak orang yang salah mengartikan batik dengan desain/desain batik apalagi jika melihat motif tradisional atau motif bunga, atau corak pada kain yang bergaris putih. Ini mungkin atau mungkin tidak perlu berasal dari teknik ‘batik’, karena bisa berasal dari cetakan modern.

Selain itu, hanya karena cetakan ini memiliki motif/corak yang lebih tradisional, jangan salah mengira itu berasal dari bentuk seni batik.

Bahkan ada desain modern yang sebenarnya dibuat dari teknik membatik juga. Tetapi orang tidak mengetahuinya karena tidak memiliki tampilan dan nuansa tradisional.

Jadi saran saya kepada Anda, jika Anda mengapresiasi seni, dan khususnya batik, perhatikan terlebih dahulu apakah kain yang Anda beli benar-benar berasal dari seni batik tersebut. Dan yang kedua harus berpikiran terbuka untuk merangkul perubahan zaman modern bahwa batik tidak perlu hanya dikaitkan dengan motif/corak lama.

Arti Batik

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *